By Socrates – Ratusan bis besar saban hari meluncur ke Pattaya, kota kecil tempat pelesiran yang membawa turis-turis dari berbagai penjuru dunia. Kota kecil di tepi pantai dan amat populer ini bisa dicapai dengan waktu tempuh dua jam dari Bangkok. Selain keindahan alamnya, masyarakat Pattya sadar betul mereka menggantungkan hidup dari sektor pariwisata.

Setiap sudut kota tersedia berbagai tempat untuk orang bersenang-senang. Sebelum meluncur ke Pattaya, dengan pintar pemandu wisata menggiring wisatawan ke Gems Jewelery, sebuah perusahaan pembuat berbagai jenis perhiasan bermutu tinggi serta ke pabrik barang dari kulit.
Siapa yang tak tergoda melihat etalase penuh perhiasan cantik. Apalagi kaum wanita nafsu belanja mereka menggebu-gebu. Namun wisatawan harus menyiapkan uang dollar Amerika atau Singapura atau bisa juga Bath. Sebab, rupiah tak dilirik orang Thailand lantaran nilainya merosot terus.
Kerjasama pemilik galeri dan pabrik tas dengan biro perjalanan memang apik. Hebatnya, mereka tidak saja menjual barang tetapi memenuhi kei-ngintahuan calon pembeli. Di galeri perhiasan beru-kuran besar itu, wisatawan diputarkan film dokumenter tentang perhiasan mutiara. Begitu juga dipabrik tas dan berbagai perleng-kapan yang terbuat dari kulit buaya, ular dan gajah itu.
“Barang-barang yang dijual bagus-bagus. Tak terasa, sudah S$ 1000 saya tukarkan ke Bath untuk membeli barang Thailand, “kata seorang wisatawan yang berasal dari Pekanbaru. Pasangan yang tengah berbulan madu ini me-mang baru pertama kali ke Thailand.
Sepanjang perjalanan ke Pattaya, pemandu wisata nyerocos terus mem-berikan informasi kepada para wisatawan berhati-hati terhadap uang Bath palsu. Sambi memperagakan berbagai mata uang Bath, Chai melipat uang itu lalu menepuknya keras-keras.
“Kalau Anda memegang uang seribu Bath, dilipat empat lalu dipukul-pukul, apabila gambar kacamata Raja Thai ini tidak pecah, berarti uang itu asli, kalau tidak uang itu palsu, “papar Chai di dalam bis. Wisatan tertawa, digoda pemandu wisata itu.
Pemandu wisata bertubuh tambun ini juga menjelaskan, bagai-mana cara menawar berbagai barang dan cendera mata yang dimi-nati wisatawan dalam bahasa Thailand. Menegur orang yang lebih kecil bisa dipanggil nong-nong dan kalau menawar, sebut saja pheng! Maka harga yang ditawarkan bisa turun lagi.

Jalan-jalan dan berbagai tempat seperti hotel, bar dan retoran di Pattaya bersih dan rapi. Nyaris di setiap sudut kota bisa ditemukan pedagang souvenir. Tak ada rasa khawatir bagi wisatawan yang datang dari berbagai Negara untuk melenggang dan sekedar cuci mata. Pattaya memang surga para wisatawan.
Mereka tanpa malu-malu mempromosikan wanita-wanita peng-hibur yang tampil seronok tapi sopan dan berkeliaran disepanjang pantai atau di berbagai tempat hiburan. Kalau memang begitu fak-tanya, kenapa mesti malu. Terutama tentang Thai Girl Show yang bikin penasaran pelancong itu.
Jika Anda mencari tempat liburan yang nyaman di dekat Bangkok yang memiliki segalanya mulai dari pantai dan kafe hingga tempat berfoto, objek wisata, dan makanan lezat, Pattaya adalah pilihan yang tepat. Sepanjang pantai, bisa menikmati pemandangan dan suasana kota tepi laut yang ramai.
Titik pandang Khao Phra Tamnak adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan panorama Pattaya dari atas, menghadap ke laut dan kota. Ini adalah tempat berfoto yang populer, terutama di hari yang cerah. Selain itu, bagi Anda yang menginginkan perubahan pemandangan dan liburan tepi laut yang lebih santai, Pantai Jomtien adalah pilihan bagus lainnya untuk berjalan-jalan, menikmati pemandangan, dan menunggu untuk menyaksikan matahari terbenam yang indah.
Saat mengunjungi Pattaya, destinasi wajib dikunjungi lainnya adalah Koh Larn. Airnya indah, suasananya sempurna untuk bersantai, berenang, dan menjelajahi berbagai pantai. Pattaya memiliki beragam kafe untuk dipilih, termasuk kafe dengan pemandangan laut. Sanctuary of Truth sebuah landmark penting dengan arsitektur kayu berukir yang indah. Ideal untuk mereka yang suka berfoto dan ingin merasakan sisi lain Pattaya.
Beragam makanan laut seperti udang, kepiting, ikan, atau berbagai hidangan makanan laut lainnya, terrsedia di Pattaya. Di malam hari, Anda dapat merasakan kehidupan malam Pattaya yang semarak. ***




